Wisata Dieng

Dieng Plateau, yang terletak di perbatasan Jawa Tengah antara Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara, adalah destinasi unik yang menggabungkan keindahan alam pegunungan, situs sejarah, dan udara yang sangat sejuk. 

Berikut adalah beberapa rekomendasi wisata Dieng yang populer dan wajib dikunjungi di tahun 2025:

Destinasi Alam & Geowisata

  • Kompleks Candi Arjuna: Merupakan kumpulan candi Hindu tertua di Jawa yang berasal dari abad ke-8 Masehi. Kompleks Candi Arjuna menawarkan wawasan sejarah dan arsitektur kuno dengan latar belakang alam pegunungan yang indah.
  • Kawah Sikidang: Kawah vulkanik aktif yang bisa diamati dari jarak dekat. Pengunjung dapat melihat lumpur panas mendidih dan uap belerang mengepul. Tempat ini juga memiliki banyak spot foto unik dan penyewaan ATV untuk pengalaman yang lebih menantang.
  • Telaga Warna & Telaga Pengilon: Dua danau berdampingan yang memiliki karakteristik berbeda. Telaga Warna terkenal karena airnya yang bisa berubah warna menjadi hijau, biru, atau kuning, akibat kandungan belerang. Di baliknya, Telaga Pengilon memiliki air yang jernih seperti cermin.
  • Dieng Plateau Theater: Bioskop mini yang menayangkan film dokumenter tentang sejarah, geologi, dan budaya Dieng. Ini adalah tempat yang bagus untuk mendapatkan pemahaman mendalam sebelum menjelajahi area tersebut.
  • Batu Ratapan Angin: Lokasi bukit yang menawarkan pemandangan indah ke arah Telaga Warna dan Telaga Pengilon dari ketinggian. Tempat ini memiliki bebatuan besar yang menyerupai wajah menangis dalam mitos lokal. 

Destinasi Sunrise & Pemandangan

  • Bukit Sikunir: Destinasi paling populer untuk menikmati golden sunrise. Meskipun perlu mendaki sekitar 30-45 menit, pemandangan matahari terbit di atas lautan awan dengan latar belakang gunung-gunung (seperti Gunung Sindoro dan Sumbing) sangatlah spektakuler.
  • Puncak Seroja: Alternatif lain untuk melihat pemandangan Dieng dari ketinggian, menawarkan panorama yang indah ke arah Telaga Cebong dan kawasan sekitar Dieng. 

Kuliner & Oleh-Oleh Khas

  • Mie Ongklok: Kuliner khas Dieng/Wonosobo yang wajib dicoba. Mie rebus dengan kuah kental beraroma khas dan disajikan dengan sate sapi.
  • Carica: Buah khas Dieng yang diolah menjadi manisan atau sirup. Cocok sebagai oleh-oleh.
  • Kentang Dieng: Kentang yang tumbuh subur di dataran tinggi ini memiliki kualitas yang baik dan sering dijual di sepanjang jalan. 

Tips Tambahan di 2025

  • Festival Dieng Culture Festival (DCF): Jika Anda berencana datang sekitar bulan Agustus/September 2025, pastikan untuk memeriksa jadwal DCF. Acara tahunan ini terkenal dengan ritual Ruwat Rambut Gembel (pemotongan rambut anak-anak berambut gimbal khas Dieng), konser musik jazz di atas awan, dan pesta lampion.
  • Pakaian Hangat: Suhu udara di Dieng sangat dingin, terutama saat musim kemarau (Juli-Agustus), di mana embun beku (frost) atau “salju” Dieng bisa muncul. Selalu bawa jaket tebal, sarung tangan, dan penutup kepala.
  • Akses: Dieng dapat diakses melalui Wonosobo atau Banjarnegara. Jalanan menuju Dieng berkelok-kelok dan menanjak, pastikan kendaraan Anda dalam kondisi baik.